ANALISIS PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DITINJAU BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL MATEMATIS SISWA

  • Abdul Rosyid STKIP Muhammadiyah Kuningan
  • Zuli Nuraeni STKIP Muhammadiyah Kuningan
  • Atik Apriati STKIP Muhammadiyah Kuningan
Keywords: Problem Posing, Penalaran Matematis, Kemampuan Awal Matematis

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui model pembelajaran problem posing ditinjau berdasarkan kemampuan awal matematis (KAM) siswa. Data KAM pada tulisan ini adalah nilai ulangan harian siswa pada pokok bahasan sebelumnya yang kemudian dikelompokkan menjadi kategori Tinggi, Sedang, dan Rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji t, Uji t’, Uji Mann Whitney, serta Uji Anova Satu Jalur dan Uji Kruskal Wallis. Data hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen 0,48 sedangkan rata-rata NGain kelas kontrol 0,18. Selanjutnya rata-rata N-Gain kelas eksperimen kelompok KAM tinggi 0,56; kelompok KAM sedang 0,45; kelompok KAM rendah 0,49. Sedangkan rata-rata N-Gain kelas kontrol kelompok KAM tinggi 0,11; kelompok KAM sedang 0,21; kelompok KAM rendah 0,13. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa apabila ditinjau secara keseluruhan, peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran matematika melalui model pembelajaran problem posing lebih baik daripada peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran matematika secara konvensional. Selanjutnya apabila ditinjau berdasarkan kategori KAM tinggi, sedang, dan rendah, tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis baik itu pada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika melalui model pembelajaran problem posing maupun pada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika secara konvensional. Akan tetapi pada kategori KAM tinggi, sedang, dan rendah, peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran matematika melalui model pembelajaran problem posing lebih baik daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran matematika secara konvensional.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-02-20
How to Cite
Rosyid, A., Nuraeni, Z., & Apriati , A. (2018). ANALISIS PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DITINJAU BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL MATEMATIS SISWA . Mathline : Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 3(1), 11-22. https://doi.org/10.31943/mathline.v3i1.79
Section
Articles